NASKAH DERAMA: "LONTAR-LONTAR" Di ambil dalam sebuah buku yang berjudul Ahangkara, yang dikarang oleh Makinudin Samin. Lalu di susun kembali oleh Sandi Dimaksum, S.Pd. Cerita ini mengisahkankan suatu peristiwa besar pada jaman Majapahit dan Demak, perang dan kemelaratan menggandrungi setiap jiwa manusia pada masanya. Rintihan dan tangisan terdengar melengking, namun para alit-alit kerajaan tidak pernah ingin mendengar, hanya keserakhan dan perdebatan agama yang mereka urusi. Sedangkan rakyat mati sia-sia tidak pernah tahu apa persoalannya, sehingga terkuburlah mereka…. Dan inilah sebuah cerita yang berjudul Lontar-Lontar ….. Adegan I Tarian perang Adegan II Di tengah-tengah peperangan banyak muslihat-muslihat licik hanya untuk mengejar keserakahan. Seperti halnya santri-santri Ki Gede Basir y...
EDAN “ Melarate Ning Pelabuhan, Angger Sugine Ning Langgenan ” S-Dimaksum 1 1 Penulis: Ds. Kiajaran Kulon, Blok. Pelabuhan, Rt/Rw. 14/04, Kec. Lohbener-Indramayu Cerita ini berasal dari masa lalu yang menceritakan kemelaratan (kemiskinan) dan kekayaan yang sudah membuat kegilaan di dalam jiwa setiap anak manusia. Perbedaan diantara kalangan membuat mereka tidak lagi peduli dengan sesama, tidak lagi peduli dengan cinta yang tengah menggandrungi ke dua anak manusia. Inilah EDAN “ melarate ning Pelabuhan, angger sugine ning Langgenan” . Kutukan Jaka Ulam pada masa lalu masih terngiang ditelinga masyarakat Pelabuhan terutama ditelinga pemuda-pemuda desa Pelabuhan yang mersakan kemlaratan sejak ia dilahirkan di bumi Pelabuhan ini. Sering sekali mereka mengadu pada sesamanya akan kemiskinan yang menggandrungi dirinya bahkan bertanya-tanya mengapa mereka harus dikutuk menjadi ...